Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BAPPEDA Menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Arsitektur Perencanaan Program Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Karawang
Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Arsitektur Perencanaan Program Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Karawang. Arsitektur perencanaan ini terdiri dari pengelolaan data kemiskinan terpadu, penyusunan logical framework, crosscutting, cascading dan rencana aksi daerah penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Karawang.
Secara data, angka kemiskinan di Kabupaten Karawang tahun 2024 sebesar 7,86 mengalami penurunan dibanding tahun 2023 sebesar 7,87, akan tetapi jika dibandingkan dengan angka kemiskinan Provinsi Jawa Barat yang mencapai 7,46, angka kemiskinan di Kabupaten Karawang masih lebih tinggi dibandingkan angka kemiskinan Provinsi Jawa Barat.
Masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Karawang, maka perlu adanya upaya perbaikan kebijakan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Karawang, baik aspek regulasi, perbaikan data, perencanaan, implementasi program, maupun monitoring dan evaluasi secara periodik terhadap semua proses kebijakan tersebut. Bappeda Kabupaten Karawang selaku Sekretariat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) berperan dalam proses perencanaan program penanggulangan kemiskinan, perlu juga melakukan perbaikan di dalam proses perencanaan sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Kepala Bidang PPM Bappeda Kab. Karawang menyampaikan dalam paparannya, upaya yang akan dilaksanakan oleh Bappeda untuk meningkatkan efektivitas perencanaan program penanggulangan kemiskinan yaitu dengan menyusun arsitektur perencanaan penanggulangan kemiskinan, yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu pengelolaan data kemiskinan terpadu, logical framework, crosscutting dan cascading, serta Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Karawang.
Dengan tersusunnya arsitektur perencanaan ini, diharapkan efektivitas program penanggulangan kemiskinan dapat lebih baik lagi sehingga berdampak terhadap penurunan angka kemiskinan secara signifikan.